Kemenpar Pilih Tasikmalaya Untuk “Ngabuburit Bareng Anak Yatim Piatu”

Suasana Ngabuburit Bareng Anak Yatim Piatu dan Musisi Kota Tasikmalaya. Acara ini digulirkan Kementerian Pariwisata. Foto:Net

JELAJAH NUSA – Cukup beralasan pilihan Kementerian Pariwisata (Kemenpar)  menggelar aksi peduli sosial di Kota Tasikmalaya dalam Ramadan 2018 ini. Buktinya, begitu konsep “Ngabuburit Bersama Anak Yatim Piatu” digulirkan langsung mendapat sambutan meriah.

Inilah aksi berbagi kegembiraan itu yang juga melibatkan secara massal musisi se-Kota Tasikmalaya.Program yang diberi nama ‘Ngabuburit Bareng Anak Yatim Piatu dan Musisi Kota Tasikmalaya’ berlokasi di area parkir Omah Mang Asep.

Tepatnya di Jalan KHZ Mustofa, Nomor 188, Nagarawangi, Tasikmalaya. Event ini digelar setiap akhir pekan sepanjang Ramadan. mulai pukul 15.00 WIB.

“Tasikmalaya selalu membagikan inspirasinya kepada sesama. Mengajak masyarakatnya untuk selalu bergembira. Tapi, tidak melupakan aktivitas sosial dan kemanusiaan. Keduanya dikolaborasikan dalam momen ngabuburit. Dan, respons dari masyarakat ternyata sangat bagus,” ungkap Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana, Senin (21/5).

Menjadi kalender Ramadan rutin di Sabtu-Minggu, ‘Ngabuburit Bareng Anak Yatim Piatu dan Musisi Kota Tasikmalaya’ menyajikan berbagai menu. Mulai dari kegiatan outdoor, musik edukasi, hingga live music dari musisi-musisi Tasikmalaya. Ada juga siraman rohani dan doa bersama, santunan anak yatim piatu, sekaligus buka puasa bersama.

Sedikitnya 50 anak yatim piatu dari berbagai wilayah di Tasikmalaya dilibatkan dalam setiap event. Beberapa diantaranya berasal dari wilayah Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya.

Penyelenggaraan dua episode awal event ini cukup sukses. Pada episode pertama, Sabtu (19/5), ikut bergabung komunitas mobil VW. Acara lebih meriah karena live music menampilkan lintas genre.

“Dua episode awal di akhir pekan kemarin sangat sukses. Sinergi yang terbangun sangat positif. Bahkan, respon luar biasa diperlihatkan pada episode ke dua. Latar belakang yang datang di event ini semakin beragam dan berwarna,” terang Pitana.

Penyelenggaraan episode kedua lebih heboh. Ada banyak komunitas yang datang. Mereka berasal dari komunitas Indonesia Starlet Club, pecinta alam, olahraga, hingga Bulan Sabit Merah.

“Kemeriahan memang naik di episode dua. Dan, kami tentu gembira karena Kota Tasikmalaya memiliki destinasi untuk merayakan buka puasa bersama,” ujar Pitana lagi.

‘Ngabuburit Bareng Anak Yatim Piatu dan Musisi Kota Tasikmalaya’ masih memiliki 5 episode sisa. Untuk Bulan Mei, tinggal menyisakan satu slot. yaitu Sabtu (26/5),” jelasnya.

Kemudian, pada bulan depan rencananya akan digelar 5 event di tanggal 2, 3, 9, dan 10 Juni 2018.

“Grafik jumlah pengunjung akan terus bertambah. Kami pun optimistis kalau event ini juga sudah ditunggu oleh publik,” tuturnya.

Kemeriahan siap ditawarkan pada episode berikutnya. Latar belakang komunitas lebih berwarna. Akan hadir komunitas Motor Antik Club Indonesia, Bombom Car dan Evolution.

Bergabung juga komunitas Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Tasikmalaya. Nantinya FAJI Kota Tasikmalaya ini berbagi pengalaman terkait olahraga air tersebut. Panggung live music kali ini pun dijamin paten. Sebab, Traffic dan Yudi Neil siap membagikan energinya.

Sementara Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Kemenpar Sumarni menjelaskan, ‘Ngabuburit Bareng Anak Yatim Piatu dan Musisi Kota Tasikmalaya’ telah menjadi inspirasi bagi masyarakat.

“Kota Tasikmalaya kini menjadi semakin bergairah di bulan Ramadan. Pengunjung bisa bergembira sambil menunggu jam berbuka puasa sekaligus beramal. Event ini juga jadi momentum untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” jelas Sumarni.

Donasi bagi anak yatim piatu di wilayah Tasikmalaya memang ditunggu. Ada beberapa cara yang ditawarkan. Donatur bisa datang langsung ke ATAP Production di Jalan KHZ Mustafa, Ruko Permata Regency Nomor 32, Tasikmalaya, 081394000391. Kalau di luar kota, bisa melalui nomor rekening BCA 0540386951, a/n Atik Suwardi.

“Event ini memang sangat mengispirasi. Sudah menjadi keharusan untuk membantu sesama. Apalagi, saat ini momentumnya tepat di bulan suci Ramadan. Terlepas dari itu, event berikutnya jangan sampai terlewatkan. Ada banyak hal positif di sini,” kata Kepala Bidang Area I Kemenpar Wawan Gunawan.

Program ‘Ngabuburit Bareng Anak Yatim Piatu dan Musisi Kota Tasikmalaya’ ini mendapat respon positif dari Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menpar juga mengingatkan, Tasikmalaya banyak memiliki destinasi wisata bagus.

“Potensi pariwisata Tasikmalaya besar. Ada banyak destinasi bagus di sana. Kalau seharian sudah berkeliling, maka ngabuburit di event ini jadi opsi ideal,” tutupnya.

(adh)

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya