Menatap Dewi Kwan Im di Pematang Siantar

Patung Dewi Kwan Im di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Pengunjung, Kamis (17/8/2017) terlihat menghabiskan liburan disini. Foto : adhi

JELAJAH NUSA – Pematang Siantar, kota terbesar kedua di Sumatera Utara setelah Medan ternyata tidak saja dikenal dengan alamnya yang indah. Tetapi kota ini juga menyimpan daya tarik wisata tersendiri, seperti keberadaan sebuah patung Dewi Kwan Im yang tidak biasa. Mengapa patung ini menjadi tidak biasa? Patung Dewi Kwan Im, sang dewi welas asih, di Siantar ini merupakan patung Dewi Kwan Im tertinggi di Asia Tenggara.

Jika kebetulan ke Pematang Siantar akhir pekan ini, jangan lupa menengok patung Dewi Kwan Im yang megah dan anggun ini .

Patung Dewi Kwan Im yang dibangun di area Vihara Avalokitesvara, Pematang Siantar. Patung ini menjadi istimewa karena berdiri tegak dengan tinggi mencapai 22,8 meter dengan material yang diimpor langsung dari Tiongkok.

“Setiap wisatawan yang datang ke Pemantang Siantar, tidak akan melewatkan momen penting disini. Seperti berfoto dengan latar belakang patung Dewi Kwan In,” kata Sari pemandu wisata dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumatera Utara kepada Jelajah Nusa, Kamis (17/8/2017).

Patung ini selesai dibangun dalam jangka waktu hampir 3 tahun. Tepatnya diresmikan pada tanggal 15 November 2005 dan dinobatkan sebagai patung Dewi Kwan Im yang tertinggi di Asia Tenggara oleh MURI (Museum Rekor Indonesia) pada tahun 2008.

Sebelum mencapai objek patung tersebut, terdapat bermacam-macam patung yang tentunya memiliki makna tersendiri. Antara lain, terdapat patung 12 shio yang berjejer rapi sesuai dengan urutannya. Yaitu dari tikus, kerbau, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing dan babi.

Tepat di area pelatarannya terdapat taman yang dihiasi dengan patung dewa-dewa dalam agama Buddha dan juga terdapat kolam ikan di sana. Untuk naik ke pelataran Patung Dewi Kwan Im kita harus melalui jembatan yang cukup unik khas Tiongkok.

Setelah naik beberapa anak tangga, sampailah ke tempat di mana patung itu berdiri. Ternyata sungguh megah. Tidak salah jika patung ini masuk rekor MURI, pikir saya. Di sisi sebelah kiri terdapat Roda Doa (Wheel Prayer) berukuran besar dan di sebelah kanan terdapat genta yang juga berukuran besar.

Dari pelataran patung ini, kita bisa melihat pemandangan Pematang Siantar secara bebas tanpa terhalang oleh pohon-pohon atau tiang-tiang. Benar-benar tidak menyangka jika Kota Pematang Siantar memiliki objek wisata yang sudah terkenal bukan hanya di dalam negeri saja bahkan hingga mancanegara.

(adh)

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya