Sales Mission Danau Toba Di Bandung Diharapkan Bisa Tingkatkan Kunjungan Wisman

Sales Mission Danau Toba di Indonesia – Jakarta & Bandung resmi dibuka,Jumat (9/11/2018) di The Trans Luxury Hotel, Bandung.Pembukaan dilakukan oleh perwakilan ASITA Sumatera Utara Sholahuddin Nasution dan ASITA Jawa Barat,Dewi Anggraeni. Foto:Dok

JELAJAH NUSA – Kegiatan Table Top dalam rangkaian acara Sales Mission Danau Toba di Indonesia – Jakarta & Bandung resmi dibuka,Jumat (9/11/2018) di The Trans Luxury Hotel, Bandung.Pembukaan dilakukan  oleh perwakilan ASITA Sumatera Utara Sholahuddin Nasution dan ASITA Jawa Barat,Dewi Anggraeni.

Sebanyak 30 sellers yang terdiri dari 15 TATO dan 15 industri perhotelan asal Sumatera Utara turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Termasuk 80 buyers asal Bandung turut hadir dalam acara yang digelar sore hari itu

Sales Mission Danau Toba di Bandung ini akan berlangsung sejak tanggal 9-11 November 2018,  dengan venue The Trans Luxury Hotel dan Main Atrium Trans Studio Mall Bandung.

Beberapa atraksi akan dihadirkan selama penyelenggaraan acara; seperti: pojok mewarnai, cooking academy, penampilan seni musik dan tari Batak, serta dimeriahkan dengan penampilan Maria Simorangkir,Minggu (11/11/2018).

Kegiatan ini sendiri  merupakan rangkaian dari Sales Mission yang telah digelar di sejumlah kota. Sebelumnya, ada di Yogyakarta pada 7-9 September, Surabaya 14-16 September, dan Jakarta 19-20 Oktober 2018. Selain itu, Danau Toba juga dipromosikan di Car Free Day Jakarta, Minggu (4/11/2018).

Menurut Plt Deputi Bidang Pengembangan Pamasaran I Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adnyani, Danau Toba akan terus diperkenalkan ke wisatawan.

“Bagaimana pun Danau Toba adalah destinasi prioritas. Kita jelas berharap destinasi ini terus didatangi wisatawan mancanegara. Makanya sejumlah strategi kita siapkan, mulai dari promosi sampai misi penjualan,” ujarnya.

Giri menjelaskan, Kemenpar sudah menyiapkan sejumlah agenda dalam Sales Mission kali ini.

“Agar pengunjung tidak bosan, kita sudah siapkan sejumlah kegiatan. Jadwalnya dijamin padat,” ucapnya.

Agendanya terdiri dari live talkshow, seminar dengan tema Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Terpadu Danau Toba, serta Table Top di Trans Grand Ballroom, The Trans Luxury Hotel, Bandung.

Adapun acara puncaknya adalah Direct Selling yang berlangsung di Main Atrium Trans Studio Mall Bandung.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata, Masruroh, Direct Selling akan berlangsung selama dua hari.

“Penjualan ini kita lakukan 10 dan 11 November. Untuk membuat suasana misi penjualan menjadi menarik, kita juga akan menghadirkan kebudayaan Batak,” kata Masruroh yang biasa disapa Iyung.

Budaya Batak yang akan ditampilkan dalam Direct Selling antara lain Tari Marpangir, pementasan Tari Gondang Batak, dan tarian legendaris Tor-Tor.

“Itu hanya beberapa contoh saja. Kita juga masih memiliki stok kebudayaan lain yang akan ditampilkan, seperti musik Batak, termasuk penyanyi asal Batak jebolan Indonesia Idol Maria Simorangkir,” ujar Masruroh.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengatakan bahwa promosi Danau Toba harus terus dilakukan.

“Meski Danau Toba sudah sangat dikenal dikalangan wisatawan, kita harus terus melakukan promosi. Dengan menghadirkan hal-hal baru dan penawaran baru,”ujarnya.

Ia  berharap daya tarik Danau Toba bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan, apalagi ini mendekati akhir tahun.

“Kita ingin menjaring wisatawan sebanyak-banyaknya,” tutup Menpar.

(adh)

 

 

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya