Ki Dalang Wawan Terinspirasi Montpellier Prancis

Ki Dalang Wawan Ajen alias Wawan Gunawan, dengan berbagai koleksi Wayang Ajen-nya. Ia telah mendapat banyak penghargaan internasional. Foto:IG

JELAJAH NUSA – Diakui atau tidak, Wayang Ajen adalah wayang fenomenal yang mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara. Bahkan, Ki Dalang Wawan Ajen alias Wawan Gunawan, telah mendapat banyak penghargaan internasional.

Sebagai pencetus Wayang Ajen, Wawan Gunawan membangun sanggar tersendiri. Namanya Sanggar Wayang Ajen. Lokasinya berada di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat.

Di tempat ini terpajang ribuan wayang golek tradisi dan kekinian. Lengkap dengan sejumlah piagam yang didapatnya.

“Rumah ini saya beli dan didesain ulang, sesuai dengan kebutuhan. Karena disini jadi tempat tinggal sekaligus sanggar,” terang Wawan.

Bagian dalam Sanggar Wayang Ajen cukup unik. Ini yang menjadikan salah satu daya tarik ketika berkunjung ke sanggar milik Wawan ini.

“Memang bentuknya, khususnya bagian dalam, cukup unik ya. Karena, ada sentuhan dan lekukan mirip masjid, karena memang terinspirasi dari bangunan Masjid Alhidayah Ciamis. Tetapi, ada juga bagian yang tradisionalnya, dengan sentuhan ornamen ukiran Jepara,” paparnya.

Berbagai bentuk tokoh Wayang Ajen yang dipanja ng di Sanggar milik Ki Dalang Wawan di Bekasi Timur,Jawa Barat. Foto:IG

Wawan mengaku mendapatkan inspirasi untuk membentuk sanggarnya saat mengunjungi Prancis tahun 2002.

“Jadi beberapa waktu lalu saya mengunjungi Montpellier, Prancis. Di sana saya melihat konsep yang menarik. Yaitu bangunan menyerupai sanggar, tapi juga untuk tempat pameran dan tempat tinggal, dan bisa dijadikan sarana wisata budaya. Inspirasi ini saya ambil dari sana,” jelas Wawan yang juga Kabid Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata.

Menariknya, Wawan tidak hanya menjadikan bangunan ini sebagai sanggar. Ia memadukan tempat ini sebagai lokasi beribadah, atau madrasah Wayang Ajen, juga memproduksi Wayang Golek dengan berbagai karakter. Termasuk memperbaiki wayang yang sudah rusak.

“Ini bukan hanya sanggar dan bengkel wayang. Tapi juga berfungsi sebagai madrasah tempat beribadah, di atas bisa untuk pengajian Manqib dan berdzikir,” ungkapnya.

Ia pun  membuat sendiri Wayang golek untuk Pertunjukan Wayang Ajen sesuai tokoh yang kita inginkan.

“Termasuk memperbaiki wayang-wayang yang rusak. Di sini kita juga menciptakan tokoh-tokoh baru sesuai yang kita inginkan,” paparnya.

Kualitas produksi Wayang Ajen terus ditingkatkan untuk memenuhi standar internasional. Foto:IG

Asal tahu saja, koleksi di Sanggar Wayang Ajen ini sangat lengkap. Untuk tokoh pewayangan, semuanya ada. Mulai dari tokoh-tokoh Mahabarata, Ramayana dan lain-lain.

Selain itu, wayang bercorak tokoh nasional pun ada. Seperti Presiden Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati, SBY, dan Joko Widodo, dan lainnya. Termasuk juga para tokoh dari Sembilan Wali, alias Wali Songo dan wayang Selebritis.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan apresiasi terhadap Wayang Ajen yang mampu melestarikan budaya secara konsisten.

“Pelestarian budaya sangat penting. Karena ini juga menyangkut sejarah bangsa. Dan Wayang Ajen mampu menjaga budaya dengan baik. Bahkan, dikaitkan dengan nuansa kekinian. Hal ini harus didukung,” terangnya.

(adh)

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya