Tiongkok Kecil Lasem Yang Memikat

Loc Vihara Ratanavana Arama Sendangcoyo salah satu objek wisata  menarik di Lasem. Foto:IG

JELAJAH NUSA – Besok memasuki libur panjang akhir pekan. Sudah menemukan pilihan untuk berlibur? Nah destinasi satu ini bisa menjadi referensi. Tentu selain keindahan alamnya ada keunikan lain yang bisa ditemui di daerah ini.

Ya, destinasi wisata Lasem di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah diprediksi akan memikat wisatawan untuk liburan pada akhir pekan. Letaknya yang strategis dan bernilai sejarah yang tinggi menjadikan Lasem berpotensi menjadi tujuan wisata yang menarik.

Pemantik Lasem bisa menjadi destinasi wisata unggulan adalah status Lasem yang sedang mendaftarkan situs rumah tua yang telah direnovasi ke ajang lomba UNESCO Asia Pacific Awards for Cultural Heritage Conservation. Status ini tentu menambah daya tarik untuk Lasem.

Salah satu spot terbaik buat wisata dan hunting foto di dikawasan Gunung Congol Lasem. Foto:IG

Apalagi paket wisata ke Lasem juga murah. Bisa jadi weekend gateaway, bisa hari Jumat naik pesawat ke Semarang lalu lajut ke Rembang.

Lasem memiliki tempat-tempat berfoto seperti bangunan-bangunan tua yang instagramable. Modal cerita keberagaman budaya di Lasem juga menarik untuk dikulik oleh wisatawan.

Ada ornamen di atap Kelenteng Cu An Kiong. Disini (Lasem) bisa jadi contoh, China kecil. Sebuah pemukiman kaya China pada zamannya tapi tetap menyimpan keberagaman seperti berdirinya pesantren Kauman.

Pantai Caruban Lasem yang memberikan nuansa memikat saat matahari terbenam. Foto:IG

Karena memiliki  pasar wisatawan yang luas,Lasem cocok dikunjungi oleh segmen wisatawan muda, keluarga, maupun dewasa.

Pondok Pesantren Kauman itu berada di Desa Karangturi. Pesantren itu menempati bangunan khas China yang terlihat dari bentuk arsitektur.

Terdapat 241 rumah kuno di kawasan pecinan Lasem. Rumah-rumah tersebut belum ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh pemerintah.

Bangunan Heritage Tiongkok Kecil yang sampai saat ini masih tertata apik. Foto:IG

Lasem sebagai kota kecil di pesisir memiliki sejarah panjang dalam menjaga dan mengelola keragaman budaya dan etnis. Lasem sempat berjaya dalam era perdagangan candu di Pulau Jawa pada abad ke-19.

Terletak di pesisir Laut Jawa, Lasem bisa ditempuh sekitar 136 kilometer dari Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang.

Penasaran? Datang saja ke Lasem pekan ini.

(adh)

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya