Blusukan ke Pasar Situraja, Ridwan Kamil Dorong Sistem Pembayaran Digital

KLIKNUSAE.com – Suaranya beresonansi di Pasar Situraja, Kabupaten Sumedang saat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, blusukan dalam acara Siaran Keliling (Sarling) Jabar.

Tidak hanya sekadar menyapa warga, tetapi eksplorasi yang digelar Kang Emil–begitu sapaan akrabnya,  kali ini mencatatkan jejak berarti. Yaknu, dengan memberikan penghormatan kepada inovasi luar biasa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Dalam kunjungannya,Kang Emil  begitu terkesan dengan sebuah aplikasi revolusioner bernama “Sindang.” Aplikasi canggih ini berfungsi sebagai alat pemantau harga bahan pokok dan ketersediaan sayuran di setiap pasar.

Betapa briliannya inovasi ini, sehingga memudahkan warga untuk memantau pergerakan harga. Termasuk,  ketersediaan barang, meningkatkan kesadaran belanja yang cerdas, dan menghasilkan keputusan ekonomi yang tepat.

BACA JUGA: Pelaku Pariwisata Sumedang Anggap Penerapan Tarif Tol Cisumdawu Kurang Tepat

“Ada aplikasi yang bisa memonitor harga-harga di tiap pasar dan ketersediaannya. Contoh yang sangat baik nama aplikasinya adalah Sindang,” ucapnya dengan penuh apresiasi.

Namun, bukan hanya itu saja, panggung Emil kemudian memperjuangkan transformasi digital dalam lingkungan Pasar Situraja.

Keberanian Gubernur untuk mengajak pedagang beralih ke sistem pembayaran digital menggugah semangat pasar yang selama ini lekat dengan transaksi tunai.

“Di Pasar Situraja kita motivasi supaya mulai bayarnya dengan sistem digital. Tidak pakai cash lagi. Memang, belum ke level yang diharapkan, tapi harus kita mulai,” tegasnya.

BACA JUGA: Beberapa Kendaraan Tertimpa Batu di Cadas Pangeran Sumedang

Generasi Sehat dan Cerdas

Eksplorasi Kang Enil tidak berhenti di situ. Jejaknya menghampiri SMAN 1 Situraja mengundang decak kagum para pelajar. Di sini, ia tak hanya berbicara.

Tetapi memberikan dorongan bagi generasi muda agar tumbuh menjadi generasi sehat dan cerdas. Salah satu upaya istimewa yang diperjuangkan adalah pemberian vitamin kepada pelajar yang menderita anemia.

Ambisi ini bertujuan untuk menumpas stunting dan menjadikan generasi masa depan yang berkualitas.

BACA JUGA: Ini Pesan Gubernur Ridwan Kamil di Rakerda III PHRI Jabar

“Sehingga kita harapkan stuntingnya makin habis menuju nol. Kemudian yang ada anemia kita beri vitamin sehingga pada saat menikah sudah dalam kondisi lebih baik,” ujarnya.

Dalam perjalanan eksplorasinya, Kang Emil mencatatkan namanya dalam deretan pemimpin yang progresif dan berjiwa kemanusiaan.

Dengan sinergi inovasi dan kepedulian, ia telah memberi sumbangsih berarti bagi masyarakat Jawa Barat.

Melalui Sarling ini, semangat berinovasi dan keberpihakan pada kesehatan serta pendidikan anak bangsa semakin menggema. Dimana, nantinya diharapkan bisa membawa pada  masa depan yang lebih baik. ***

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya