Awas, Bencana Pantai Pelababuhanratu Belum Reda

Pantai Pelabuhanratu,Sukabumi, Jawa Barat sering menjadi tempat favorit saat menjelang matahari terbenam. Tapi kali ini ombak pantai Pelabuhanratu sedang tak bersahabat. Foto diambil akhir Oktober. Foto:Jelajah Nusa/Adhi

JELAJAH NUSA – Warning, bagi wisatawan atau masyarakat yang ingin berlibur ke Pantai Pelabuhanratu,Sukabumi,Jawa Barat.Cuaca ekstrem yang terjadi saat in menyebabkan ketinggian ombak mencapai 2 hingga 3 meter. Bagi yang ingin berlibur ke pantai ini diminta untuk hati-hati atau menunda perjalanan sampai benar-benar aman.

Kamis malam, (30/11/2017) bahkan ombak yang meluncur kencang menghantam seluruh bangunan yang berada di garis pantai.

“Masih tinggi ombaknya, sampai semalam ombak belum bersahabat, ketinggian masih antara 2 sampai 3 meter. Oleh sebab itu, kami masih terus melakukan pemantauan di sekitar pos penjagaan,” kata Kepala Jaga Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolair) Polres Sukabumi, Bripka Agus Nugroho, semalam.

Pemilik kuda tunggangan menyusuri Pantai Pelabuhanratu. Kalau sedang ramai banyak wisatawan menggunakan jasa kuda ini untuk mengitari pantai. Foto:Jelajah Nusa/Adhi

Data yang diberikan Sat Polair, terjadi beberapa titik bencana alam yang disebabkan gelombang pasang air laut dan angin kencang. Data yang dihimpun antara lain di  Kampung Cipatuguran RT 05 RW 20 Kel/Kec. Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi telah terjadi gelombang pasang air laut yang mengakibatkan 17 unit rumah warga rusak ringan dan empat unit rumah warga rusak berat.

Kemudian di  Kampung Cemara Kel/Kec. Palabuhanratu empat rumah rusak parah dan enam rumah rusak ringan. Sebanyak 20 KK warga setempat mengungsi ke daerah yang aman.

Di Pantai Citepus Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, banyak warung sepanjang pantai mengalami kerusakan.

Tak menghiraukan tingginya ombak yang datang, anak-anak di Pantai Cimaja,Pelabuhanratu ini tetap bermain penuh kegembiraan. Foto:Jelajah Nusa/Adhi

“Warga mengungsi ke daerah yang lebih aman, ada yang di villa yang aman sekitar pantai, masjid dan sekolah-sekolah. Semua unsur termasuk relawan Desa Tanggap Bencana (Destana), BPBD, TNI, SAR dan relawan lainnya sudah bersiaga di lokasi termasuk tim dari Puskesmas,” ucap Agus.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah perahu diesel, perahu kayu milik nelayan, dan warung mengalami kerusakan akibat amukan ombak teluk Palabuhanratu. Peristiwa tersebut datang pada Kamis (30/11) sore.

Air laut mendadak pasang dan nyaris sejajar dengan lantai dermaga Pelabuhan Perikanan Palabuhanratu Sukabumi. Kondisi serupa terjadi di Pantai Citepus yang masih berada di teluk Palabuhanratu.

Ombak setinggi hampir empat meter menerjang dan merendam sejumlah warung milik pedagang di tepi pantai.

Pantai Pelabuhanratu selama ini menjadi salah satu objek wisata pantai yang banyak dikunjungi saat libur panjang.

(adh)

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya