Tawa Anak-anak Yatim Warnai “Ramadan Hangat” Bersama Sari Ater Hot Springs
KLIKNUSAE.com – Sore mulai turun perlahan di kawasan pemandian air panas di Ciater, Kabupaten Subang, Kamis, 12 Maret 2026.
Udara pegunungan terasa sejuk ketika satu per satu anak-anak datang memasuki aula Dayang Sumbi di kawasan Sari Ater Hot Spring Resort.
Mereka datang dengan pakaian terbaik yang dimiliki. Sebagian mengenakan peci, sebagian lagi mengenakan kerudung berwarna cerah.
Sebanyak 50 anak yatim dari berbagai desa di sekitar kawasan wisata itu berkumpul untuk mengikuti acara “Ramadan Hangat” bersama yang digelar oleh PT Sari Ater.

Dengan senyum mengembang para anak yatim ini memasuki ruang Dayang Sumbi untuk mengikuti acara Buka Puasa Bersama. (Foto: Kliknusae.com/Ist)
Anak-anak tersebut berasal dari beberapa kampung di sekitar Ciater, seperti Kampung Jagarnaek, Desa Cisaat, Desa Ciater, Desa Gunung Malang, hingga Desa Babakan Gunung.
Sejak sore hari, suasana aula sudah dipenuhi keceriaan. Anak-anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama itu tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sambil menunggu waktu berbuka.
Tidak ada wajah murung. Yang terlihat justru tawa lepas dan semangat yang mengalir sepanjang acara.
Salah satu kegiatan yang paling menyita perhatian adalah sesi belajar public speaking yang dipandu MC senior, Iwan Herdiawan.

Sesi acara public speaking untuk anak-anak yang mengikuti “Ramadan Hangat” PT Sari Ater. (Foto: Kliknusae.com/Ist)
Penuh Humor
Dengan gaya santai dan penuh humor, ia mengajak anak-anak berani berbicara di depan teman-temannya.
Beberapa anak semula tampak malu-malu ketika diminta maju ke depan. Namun setelah diberi contoh dan dorongan, satu per satu mulai berani memperkenalkan diri. Dan menyampaikan kalimat sederhana di hadapan peserta lainnya. Tepuk tangan pun berkali-kali terdengar memenuhi ruangan.
“Siapa yang mau jadi MC?” tanya Iwan sambil tersenyum.
Beberapa tangan kecil langsung terangkat. Tawa pun pecah ketika salah satu anak mencoba menirukan gaya pembawa acara dengan penuh percaya diri.

Ketua CSR Sari Sater, Annisa Primanty ketika memberikan sambutan dalam pembukaan acara “Ramadan Hangat” bersama anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. (Foto: Kliknusae.com/Ist)
Menjelang waktu berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan kultum singkat dan doa bersama. Suasana yang semula riuh perlahan berubah khidmat.
Anak-anak menengadahkan tangan, mengikuti doa dengan penuh harap.
Wajah-wajah ceria kembali merekah ketika panitia mulai membagikan bingkisan dan santunan. Anak-anak tampak sumringah menerima paket yang telah disiapkan.
Sebagian memeluk bingkisan itu erat-erat, seolah tak sabar membawanya pulang.
Kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang secara rutin digelar setiap tahun oleh PT Sari Ater.

Panitia acara “Ramadan Hangat” Sari Ater mempersiapkan bingkisan yang akan diberikan kepada anak yatim. (Foto:ist)
Wujud Komitmen Perusahaan
Ketua CSR Sari Ater, Annisa Primanty, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya berbagi kebahagiaan. Tetapi juga memberikan manfaat dan pembelajaran bagi masyarakat sekitar.
“Pada kesempatan ini kami menghadirkan rangkaian kegiatan berupa sharing public speaking, kultum, doa bersama, hingga berbuka puasa bersama,” ujarnya.
Annisa berharap kegiatan sederhana ini dapat menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.
“Semoga kegiatan ini menjadi ruang bagi adik-adik untuk belajar, berbagi cerita, dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi,” ungkapnya.
“Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman kecil yang didapat hari ini bisa menjadi bekal yang bermanfaat di masa depan,” lanjut Annisa.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, baik dari manajemen dan karyawan perusahaan maupun para donatur.
Beberapa perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Ina Cookies, Intex, Beinsi, dan Padimas.
Sementara azan magrib akhirnya berkumandang dari kejauhan. Anak-anak segera menyantap hidangan pembuka yang telah tersedia.
Percakapan kecil dan tawa kembali mengalir di antara mereka.
Sore itu, di tengah udara sejuk Ciater, kebersamaan sederhana terasa begitu hangat—mengikat kepedulian antara perusahaan dan masyarakat yang selama ini hidup berdampingan di sekitar kawasan wisata tersebut. ***



