Penataan Kabel Udara Berpotensi Ganggu Layanan Internet di Kota Bandung

KLIKNUSAE.com — Warga Kota Bandung diimbau mewaspadai potensi gangguan layanan internet dalam beberapa waktu ke depan.

Gangguan tersebut dimungkinkan terjadi seiring proses penataan kabel udara yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Bandung.

Kebijakan penataan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bandung mendorong komitmen para penyedia utilitas.

Mereka diminta agar beralih ke jaringan kabel bawah tanah secara terencana dan bertanggung jawab.

Penataan dilakukan untuk menata estetika kota sekaligus meningkatkan keselamatan dan ketertiban infrastruktur utilitas.

Sementara itu Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa proses penataan diawali dari kesediaan masing-masing perusahaan utilitas untuk ikut serta dalam program tersebut.

Setelah menyatakan kesediaan, setiap perusahaan diwajibkan menyampaikan komitmen waktu pelaksanaan koneksi kabel secara jelas.

“Prosesnya dimulai dari kesediaan dulu. Setelah bersedia ikut, setiap perusahaan harus menyatakan kapan mereka akan melakukan koneksi. Itu harus jelas,” ujar Farhan.

Farhan menegaskan, Pemerintah Kota Bandung tidak akan ragu mengeluarkan surat perintah lanjutan disertai sanksi administratif apabila tingkat kepatuhan dinilai rendah.

Sanksi tersebut dapat mencakup aspek perizinan usaha.

Menurut Farhan, kolaborasi penataan kabel udara telah berjalan di sejumlah kawasan, salah satunya di wilayah Buahbatu.

Kabel Listrik

Di kawasan tersebut, kabel yang masih tersisa di atas permukaan saat ini hanya kabel listrik. Sementara kabel utilitas lainnya telah mulai ditata.

Meski demikian, Farhan menekankan bahwa penataan tidak bisa dilakukan secara serampangan tanpa mempertimbangkan dampak lanjutan.

Ia mencontohkan, penataan kabel di ruas Jalan Buahbatu sepanjang 2,8 kilometer menghasilkan sekitar 14 ton limbah kabel yang harus ditangani secara serius.

“Saya tidak mungkin melakukan penataan secara sembrono tanpa memikirkan dampaknya ke belakang,” katanya.

Ia menambahkan, penataan kabel udara harus disertai komitmen tiga tahapan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan pascapelaksanaan.

Tahap pascapelaksanaan mencakup penanganan bekas galian serta pemulihan kondisi jalan dan trotoar agar kembali layak digunakan.

Secara keseluruhan, penataan kabel udara di Kota Bandung ditargetkan rampung 100 persen pada tahun ini.

Dalam enam bulan pertama, capaian penataan ditargetkan mencapai sekitar 50 persen, dan diselesaikan sepenuhnya pada triwulan keempat.

Farhan menjelaskan, penataan dilakukan baik di ruas jalan protokol maupun kewilayahan.

Sedangkn untuk ruas jalan protokol, penataan ditargetkan selesai sepenuhnya, sementara di kawasan kewilayahan pelaksanaannya disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur pendukung.

“Kita bereskan satu per satu sesuai perencanaan,” tuturnya. ***

 

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya