Menpar Mengapresiasi REI Bedah Rumah KEK Rambak

Menteri Pariwisata Arief Yahya saay menyaksikan pemberian kunci Bedah Rumah bagi masyarakat Rambak di Bangka dari program CSR REI. Foto:IG

JELAJAH NUSA – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Real Estate Indonesia (REI) Bangka Belitung yang telah melakukan bedah rumah masyarakat di daerah Kawasan Ekonomi Khusus Rambak, Sungailiat,Kabupaten Bangka, Provinsi Kepaulauan Bangka Belitung.

“Langkah yang dilakukan REI sangat benar sekali, karena sebelum dibangun kawasan ekonomi khusus (KEK) maka yang harus terlebih dahulu dibangun adalah ekonomi masyarakat,” katanya di Sungailiat, Jumat (13/4/2018).

Selain itu, apa yang dilakukan REI merupakan contoh yang sangat bagus sekali, karena mereka membangun desa pariwisata terlebih dahulu sebelum membanguan di KEK.

“Ini bagus sekali, desa pariwisatanya dibangun terlebih dahulu, begitu juga nantinya harus membangun pokdarwisnya, baru kita bangun di kawasan ekonomi khusus tersebut,” katanya.

Ia berharap jika nanti pembangunan homestay disetujui Kementerian PUPR, maka yang diutamakan pembangunan adalah untuk masyarakat di sekitar KEK terlebih dahulu.

“Misalnya jika disetujui pembangunan homestay di Sungailiat, maka pembangunannya harus di KEK Sungailiat. Homstay yang dibangunnya harus dengan skema masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang uang mukanya hanya satu persen, bunga lima persen, dan tenor 20 tahun sehingga cicilan murah dan tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung menyaksikan  penyerahan simbolis program CSR anggota REI yang memberikan bantuan bedah rumah bagi warga masyarakat daerah Rambak,Bangka.

Pemberian bantuan ini menjadi bagian dari program sosial dalam rangka perayaan ulang tahun ke-46 Realestat Indonesia (REI) ke-46 yang diselenggarakan di pulau Bangka dan Belitung.

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata menjelaskan, pemberian bantuan bedah rumah sejalan dengan program pemerintah bagi masyarakat, agar proaktif dalam memberikan bantuan pembangunan atau perbaikan rumah bagi masyarakat yang tidak mampu.

Tujuannya adalah membantu masyarakat yang membutuhkan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan nyaman, bukan hanya melalui bantuan rumah layak, namun juga pembangunan komunitas dan berbagi informasi untuk hidup sehat.

Bedah Rumah ini juga bagian CSR dari REI dengan tujuan menunjang kawasan di sekitar KEK Sungailiat.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berada di Bangka dalam rangka menghadiri HUT REI ke-46.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia, Soelaeman Soemawinata, Direktur Rumah dan Komersial, Dadang Rukmana, yang hadir mewakili Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tampak juga  Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Eko Subowo yang mewakili Menteri Pekerjaan Umum,Presiden dan CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie, Direktur Utama Bank Tabungan Negara sekaligus Ketua HIMBARAMaryono dan 1.300 Anggota REI, Jajaran SKPD Pemprov Bangka Belitung, Pemda se-Pulau Bangka.

(adh)

 

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya