Tongkrongan Keren di Bandung Utara 

The Palor Resto & Cafe. Foto:IG

JELAJAH NUSA – Bingung memilih tempat kongkow bareng keluarga dan kerabat diakhir pekan saat di Bandung?

The Parlor bisa dijadikan salah satu pilihan sebagai tempat yang nyaman untuk beraktifitas dan berkumpul. Dengan bernuansakan Eropa kuno, tempat ini lebih menyajikan miniatur Kafe dan Distro.
Dibangun diatas lahan 500 meter, menjadikan tempat ini mengusung konsep one stop shopping. Dari gaya bangunan, tampak jelas kaya seni dari kreatifitas anak muda dengan desain dari material besi, bata, dan kayu yang simpel dan artistik.
Terlihat seperti bangunan yang belum jadi tapi penuh artistik. Lantai satu, tersedia tempat belanja para komunitas bikers, dan galleri berbagai seni dipajangkan. Adapun bahan yang didominasi pada bangunan ini adalah kayu dan pavlin block.
Selain itu, masih dilantai dasar, terdapat tempat makan dan coffee shop dengan pemandangan yang sejuk dan relatif lebih tenang. Sedangkan dilantai dua dan tiga,menyajikan suasana alam yang sejuk dan moderen dengan beratapkan transparan.
Tak hanya itu, The Parlor yang berada di kawasan Utara Bandung ini sangat cocok bagi pecinta fotograpi untuk menyalurkan hobi. Disini sangat terasa balutan art spacetiap bangunan.
“Disini, menarik untuk berswafoto. Bisa dilihat, ada beberapa spot yang bisa dijadikan latar belakang menarik untuk berfoto-foto,” kata salah satu pengelola The Parlor, Heri Yuristin Rivano melalui staf pribadi pemilik The Parlor, Elsa La Rose kepada Jelajah Nusa, Selasa (5/9).
Bagi pecinta kuliner, bisa menikmati sajian berbagai menu dari makanan ringan hingga makanan berat dengan tata ruang yang menarik.
Khusus untuk pecinta kuliner, disediakan dua lantai yang berkonsep Industrial restaurant. Lantai pertama dengan jamuan meja lengkap dengan susunan kursi yang unik. sedangkan dilantai dua terdapat spot The attics, dimana spot ini merupakan favorit bagi pengunjung.
“Karena lesehan menggunakan bean bag untuk berleyeh-leyeh,” ujarnya.
Fasilitas lainya, ditengah-tengah halaman terdapat amphitheater kecil yang bisa dijadikan tempat pertunjukkan seni. Sehingga bisa dijadikan tempat sebagai penyalur bakat kaula muda.
Beranjak ke bagian atas, terdapat beberapa ruang berupa Art Gallery, yang lazim disebut The Space. Dan ruangan lain, Art Shop, lazim disebut sebagai The Artsy.
Wadah tersebut ditujukan untuk para pelaku seni yang ingin memamerkan sekaligus menjual karya-karyanya lewat pajangan dengan berbagai ukuran.
“Pecinta Lifestyle pun bisa berburu Topi, Sepatu, Jacket, Sweater, celana pendek hingga aksesoris dengan berbagai merek dan kualitas tinggi bisa didapatkan disini,” terangnya.  
(ozi)
 
Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya