Safari Ramadhan PHRI Jabar Dilanjutkan Tanpa Kehadiran Pejabat

KLIKNUSAE.com – Setelah sempat terhenti akibat pandemi, Safari Ramadhan PHRI Jabar kembali dilanjutkan.

Tahun ini memasuki ke-30, kegiatan pertama Safari Ramadhan PHRI Jabar 2022 M/144 H dilaksanakan di Hotel Hilton  Jl Hos.Cokroaminoto No 42-43 Kota Bandung, Senin 4 April 2022.

Berbeda pada kegiatan serupa sebelumnya, kali ini tidak ada pejabat negara yang hadir. Hal ini karena adanya aturan yang melarang Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengikuti acara buka puasa bersama dan open house.

Namun, meski tidak dihadiri pejabat negara pelaksanaan Safari PHRI Jabar berjalan seperti biasanya.

BACA JUGA: PHRI Menjerit, Okupansi Hotel Sepanjang Januari-Maret Hanya 40 Persen

Ada 30 anak yatim dari Panti Asuhan Bani Syaibah Ujung Berung yang dihadrikan.  Termasuk undangan lainnya, mulai dari Majelis Taklim, Asosiasi seperti AKAR (Asosiasi Kafe dan Restoran), Komunitas BWM, para General Manager Hotel dan tamu lainnya.

“Jumlah peserta safari Ramadhan mencapai lebih dari 150 orang. Meski, sudah ada pelonggaran dari pemerintah, dalam pelaksanaan acara ini kami tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes),” kata Ketua Panitia Safari Ramadhan PHRI Jawa Barat Ustadz H Tatang.

Tahun tema yang diketengahkan adalah “Jadikan Ikhlas dan Sabar Sebagai Wujud Ketaatan Kita Melaksanakan Ibadah Puasa”.

GM Hilton Sambut Baik Safari Ramadhan PHRI Jabar

Sementara itu General Manager Hotel Hilton Thomas Glaser menyambut pelaksanaan acara Safari Ramadhan PHRI.

BACA JUGA: Sekjen PHRI Protes Soal Tudingan Hotel Di Lombok ‘Mainin’ Harga Kamar

Ia berharap event seperti ini bisa terus dilanjutkan di tahun-tahun  berikutnya. Selain untuk memupuk tali silahturahmi, juga bisa sebagai ajang sosial, saling berbagi kepada anak yatim.

“Kami mengucapkan terima kasih, karena sudah diberikan kesempatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Safari Ramadhan,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua PHRI Jawa Barat Herman Muchtar mengapresiasi panitia pelaksanaan yang telah menyiapkan acara tahunan ini dengan baik.

“Tentu, karena masih dalam suasana pandemi, protokol kesehatan  (Prokes) tidak boleh kendor. Kita harus tetap mematuhi Prokes,” katanya.

BACA JUGA: GIPI Dorong Pertemuan Perbankan-Pengusaha Percepat Pemulihan Ekonomi

Terkait undangan seperti pimpinan daerah atau dari dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang selalu hadir, Herman memahami karena adanya pelarangan berbuka puasa.

“Kalau undangan tetap kita kirim ya. Tapi, mereka menyampaikan belum bisa hadir karena adanya larangan. Ya, tidak apa-apa. Kita memaklumi,” ujarnya.

Bertindak selaku imam dalam Sholat Tarawih Pimpinan Pondok Pesantren Bani Syaibah Ujung Berung KH Endang Kusmana Abdurahman.

BACA JUGA: Pengurus PHRI Sumedang, 70 Persen Dikendalikan Milenial, Apa Misinya?

Dalam tausyahnya usai melaksanakan sholat Tarawih KH Endang menenkankan perlunya kesabaran dalam menjalankan hidup.

Terlebih saat ini, secara umum ekonomi masyarakat belum seluruhnya pulih sehingga dibutuhkan keikhlasan dan ketakwaan.

“Manusia dilahirkan dari sebuah air yang hina. Kemudian Allah SWT memberikan kehidupan. Tentu, tidak secara tiba-tiba kita lahir di dunia langsung berlari. Semua melalui proses,” katanya.

Seperti dalam menjalani ibadah puasa ini, lanjut KH Endang, umat Islam diminta untuk bersabar dan benar-benar menjalani karena keikhlasan semata-mata karena Allah.

Dibagian lain Ketua Yayasan Darma Insani Pariwisata PHRI Jawa Barat Junizar mengemukakan kegiatan Safari Ramadhan PHRI tahun ini diikuti oleh 15 hotel. Mereka secara bergiliran akan menjadi lokasi pelaksanaan sholat tarawih. ***

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya