Pengurus PHRI Sumedang, 70 Persen Dikendalikan Milenial, Apa Misinya?

KLIKNUSAE.com – Pengurus PHRI Sumedang, Jawa Barat saat ini 70 persen dikendalikan oleh kaum milenial. Mereka banyak bergerak di bidang kafe dan restoran.

“Sebanyak 70 persen pengurus BPC PHRI Sumedang merupakan kalangan milenial.  Sekarang yang pegang kendali hampir semuanya adalah anak-anak muda,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumedang, Rabu 3 Maret 2022.

Keberadaan mereka di organisasi PHRI ini, lanjut Nana, diharapkan bisa mendorong percepatan pemulihan ekonomi. Khususnya, dari sektor akomodasi (hotel) dan rumah makan.

Kini, BPC Sumedang mulai membahas strategi bisnis kreatif yang harus dilakukan agar keterpurukan akibat terpaan pandemi Covid-19.

BACA JUGA: PHRI Mitra Super Prioritas Kemenparekraf, Ini Alasan Sandiaga Uno

Bisnis kreatif inilah yang menjadi tema sentral dalam kegiatan Talk Show Kewirausahaan, pada Rapat Kerja (Raker) BPC PHRI Sumedang yang berlangsung di Shapire City Park, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, kemarin petang.

Membangkitkan Kembali Sektor Pariwisata

Dalam kesempatan tersebut hadir sejumlah narasumber yang kompeten, salah satunya Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Asep Haelusna selaku Owner Asep Strawberry, Perry Tristianto Owner Floating Market, dan Ketua BPD PHRI Jawa Barat Herman Muchtar.

Diungkapkan Nana,  kondisi Covid-19 telah membuat sektor usaha hotel, restoran dan pariwisata kian terpuruk, sehingga perlu ada gebrakan untuk membangkitkan kembali.

BACA JUGA: Bupati Sumedang Siap Menjadi Pemandu Wisata, Buka Peluang Investasi

“Dalam kesempatan ini, kita sengaja menghadirkan beberapa praktisi yang juga aktif di beberapa organisasi,” jelasnya.

“Harapannya, mereka dapat memberikan motivasi dan pencerahan, untuk menggerakan sektor parawisata agar bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19,” sambung Nana.

Dikatakan Nana, di wilayah Kabupaten Sumedang ini, tercatat ada ratusan cafe dan restoran yang dikelola kalangan milenial di bawah kepengurusan PHRI.

“Sebanyak 70 persen pengurus BPC PHRI Sumedang merupakan kalangan milenial.  Sekarang yang pegang kendali hampir semuanya adalah anak-anak muda,” tutur Nana.

BACA JUGA: Command Center Sumedang Wajah Digital West Java, Terbaik di Jabar

Untuk itu, kata Nana, dengan adanya kegiatan talk show tersebut, diharapkan dapat lebih mendorong kreativitas para pengusaha muda. Khususnya, dalam mengembangkan usaha pariwisata di Sumedang.

Kabupaten Pariwisata

Sementara itu,  Bupati Dony Ahmad Munir, meminta seluruh anggota BPC PHRI Sumedang, untuk terus mengembangkan usaha di sektor pariwisata.

“Setiap daerah harus punya ‘core business’ sesuai dengan potensinya. Sedangkan ‘core business’ Sumedang itu adalah pariwisata,” katanya.

BACA JUGA: Sekjen PHRI Protes Soal Tudingan Hotel Di Lombok ‘Mainin’ Harga Kamar

Dengan banyaknya pengusaha muda seperti ini, lanjut Dony Munir, ia  optimis usaha pariwisata di Sumedang akan lebih cepat tumbuh dan berkembang.

Pemerintah Sumedang sendiri  pada bulan September tahun 2019 lalu  telah mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Pariwisata.

Oleh karenanya, Pemda Kabupaten Sumedang akan terus bersinergi dengan pelaku industri pariwisata dalam mewujudkan ekosistem pariwisata.

BACA JUGA: Rakernas PHRI 2023 Pindah Ke Yogyakarta, Pelaku Usaha Hotel Tertekan Lagi

“Dimana seluruh elemen masyarakat diharapkan bisa ambil bagian dalam mendorong sektor pariwisata di Sumedang,” pintanya.

Selain mendorong ekosistem pariwisata, pihaknya  juga akan memacu terus aksesibilitas, amenitas dan atraksi pariwisata di Sumedang.

“Termasuk, akan terus melakukan pengembangan sektor kepariwisataan dengan memperkuat branding, advertising dan selling melalui kolaborasikan dengan lima pilar pentahelix,” pungkas  Dony.

***

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya