Gelar Perayaan Paskah 2026, Henry Husada Sebut Kemenekraf Hadirkan Kearifan Lokal
KLIKNUSAE.com – Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan terobosan baru dalam perayaan Paskah tahun ini melalui pendekatan yang memadukan inovasi, edukasi, dan kearifan lokal.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari CEO Kagum Group, Henry Husada, yang menilai langkah ini sebagai strategi segar dalam membangun semangat generasi muda.
“Ini tentu saja sebuah terobosan yang bagus ya. Bagaimana Kementerian Ekonomi Kreatif bisa menghadirkan acara Perayaan Paskah dengan sangat inovatif. Melibatkan kearifan lokal yang bisa membangun spirit anak bangsa,” kata Henry, Senin, 6 April 2026.
Menurut Henry, kegiatan semacam ini berpotensi menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.
Ia menilai, perayaan keagamaan tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga ruang untuk mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda.
“Dengan kegiatan seperti ini, tentu saja bisa menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Kementerian Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan The Dharmawangsa Jakarta menghadirkan “Easter Fair” sebagai perayaan Paskah keluarga tahun ini.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan peran kementerian bukan sebagai pelaksana utama, melainkan fasilitator kolaborasi.
“Kami bukan sebagai sutradara, melainkan enabler dan biro jodoh strategis. Kami mempertemukan panggung terbaik seperti The Dharmawangsa dengan para kreator bangsa. Kolaborasi ini membuktikan bahwa saat hospitalitas bertemu kreativitas, lahirlah sebuah ekosistem pengalaman yang tak terlupakan,” ujar Irene dalam sambutannya pada Minggu, 5 April 2026.
Kuliner Nusantara

Henry Husada saat bertemu Wamen Ekraf Irene Umar, belum lama ini. (Dok)
Berbagai kegiatan dihadirkan untuk memeriahkan Easter Fair, mulai dari kelas memasak dan menghias telur untuk anak-anak hingga stan kuliner Nusantara.
Pengunjung juga disuguhi Board Games Corner bertema permainan tradisional, serta lokakarya budaya seperti membatik, shading, dan kaligrafi aksara.
Tak hanya itu, demonstrasi meracik jamu bersama Acaraki turut menjadi daya tarik tersendiri, memperkenalkan kembali warisan leluhur kepada generasi masa kini.
Melalui semangat kebersamaan Paskah, Kementerian Ekonomi Kreatif menilai kegiatan ini sebagai wadah inovasi kreatif yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya.
Pendekatan tersebut diyakini menjadi salah satu kunci dalam memperkuat daya saing bangsa di masa depan.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya SKP Bidang UMKM Tiar Nabila Karbala, Yopy Prabowo, Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Hebert Siagian.
Kemudian ada juga perwakilan Ketenagakerjaan Subhan, perwakilan Kemendikdasmen Supriono. Serta tim Sinema Kapsul.
Hadir pula Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif Jago Anggara, Direktur Arsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan, serta Tenaga Ahli Menteri Dahan Esha Putera.
Pihak The Dharmawangsa Jakarta menyatakan komitmennya dalam mendukung industri kreatif sekaligus melestarikan tradisi Nusantara.
“Kami berupaya menyajikan perayaan yang tidak hanya menghibur secara visual, namun juga memberikan edukasi bermakna bagi setiap keluarga yang hadir. Sekaligus memperkuat ikatan emosional masyarakat dengan warisan budaya Nusantara,” ujar Director of Sales and Marketing, Siti Nuraisyah. ***



