Meski Tingkat Kunjungan Menurun, Masjid Raya Al Jabbar dan Pangandaran Masih “Perkasa” di Libur Lebaran

 

 

 

 

 

KLIKNUSAE.com – Masjid Raya Al Jabbar masih menjadi magnet utama wisatawan selama libur Lebaran 2026 di Jawa Barat.

Kendati demikian, jumlah kunjungan tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, jumlah wisatawan yang mengunjungi Masjid Al-Jabbar pada Lebaran 2026 mencapai 202.250 orang, turun dari 229.097 pengunjung pada 2025.

Penurunan serupa juga terjadi di destinasi unggulan lainnya, seperti Pantai Pangandaran.

Pada 2026, jumlah wisatawan tercatat sebanyak 155.285 orang, lebih rendah dibandingkan 194.813 pengunjung pada tahun sebelumnya.

Namun, tren berbeda terlihat di Taman Safari Indonesia yang justru mengalami peningkatan signifikan.

Jumlah pengunjung mencapai 83.557 orang, naik dari 64.229 orang pada Lebaran 2025.

Sementara itu, kunjungan ke Pemandian Air Panas Sari Ater tercatat stagnan di angka 57.553 wisatawan, sama dengan jumlah kunjungan pada tahun lalu.

Kepala Disparbud Jawa Barat, Iendra Sofyan, menyatakan bahwa meskipun jumlah kunjungan wisatawan secara keseluruhan meningkat selama libur Lebaran, rata-rata lama menginap wisatawan di hotel masih belum menunjukkan perbaikan berarti.

Distribusi Hotel

“Rata-rata lama menginap pada 2025 hanya 1,4 hari. Turun dibandingkan 2024 yang mencapai 2,4 hari. Artinya satu malam itu sudah cukup bagi wisatawan,” ujar Iendra, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menjelaskan, fenomena tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya distribusi hotel yang belum merata dan masih terpusat di wilayah perkotaan.

Selain itu, kemudahan akses transportasi juga mendorong wisatawan untuk berpindah destinasi tanpa perlu menginap lama.

“Dengan adanya infrastruktur seperti Tol Cisumdawu Toll Road, perjalanan Bandung–Cirebon bisa ditempuh sekitar dua jam. Setelah berwisata, wisatawan bisa langsung berpindah ke lokasi lain,” katanya.

Meski demikian, kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah agar kunjungan wisata tidak hanya tinggi secara kuantitas. Tetapi juga berdampak positif terhadap sektor perhotelan.

Secara keseluruhan, tren kunjungan wisata di Jawa Barat selama Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan.

Dalam periode 16–25 Maret 2026, tercatat sebanyak 1.387.211 wisatawan mengunjungi 269 destinasi wisata yang terdata dalam sistem pelaporan Disparbud Jabar.

Angka ini naik dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai sekitar 1,1 juta wisatawan.

Selain Masjid Al-Jabbar, Pantai Pangandaran, dan Taman Safari Indonesia sejumlah destinasi lain mencatatkan kunjungan tertinggi.

Seperti Pantai Batu Karas (64.824 pengunjung), Air Panas Sari Ater (57.553), Kawah Putih (46.678), Wisata Bahari Kejawanan (32.784), Lembang Park & Zoo (29.999), Kebun Raya Bogor (25.443), serta Tahura dan Tebing Keraton (24.475).

Iendra juga mengakui masih terdapat potensi perbedaan data akibat variasi metode penghitungan di tiap destinasi.

Menurutnya, objek seperti Masjid Al-Jabbar memiliki sistem pencatatan yang lebih mapan dibandingkan sejumlah destinasi lainnya.

“Masalah data ini memang banyak faktor, termasuk kesiapan metode penghitungan di masing-masing pengelola,” ujarnya. ***

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya