Reza Novaldy Pimpin ITLA Jabar 2026–2030, Siap Naikkan Kelas Profesi Tour Leader

KLIKNUSAE.com  — Reza Novaldy resmi terpilih sebagai Ketua Indonesian Tour Leader Association (ITLA) periode 2026–2030 melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Arion Suites Hotel, Kota Bandung, Minggu, 22 Februari 2026.

Pemilihan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi profesi pemandu perjalanan di Jawa Barat sekaligus penegasan arah baru penguatan sektor sumber daya manusia pariwisata.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jawa Barat, Herman Muchtar, berharap kepengurusan baru ITLA mampu berkontribusi nyata terhadap pengembangan industri pariwisata di wilayah tersebut.

“Dengan terpilihnya saudara Reza Novaldy, kita berharap punya peran besar dalam turut memajukan sektor pariwisata di Jawa Barat,” ujar Herman.

Ia menilai keberadaan organisasi profesi seperti ITLA memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas layanan wisata.

Terutama di tengah persaingan destinasi yang semakin ketat dan tuntutan wisatawan terhadap standar pelayanan yang profesional.

Sementara itu dalam pemaparannya, Reza Novaldy menegaskan visi kepemimpinannya berfokus pada pembangunan sistem organisasi yang kuat.

Menjaga integritas profesi, serta mendorong tour leader Jawa Barat naik kelas secara kompetensi maupun kesejahteraan.

Menurutnya, ITLA harus berkembang menjadi organisasi profesional yang tidak hanya menaungi anggota. Tetapi juga mampu menghadirkan sistem distribusi peluang kerja yang berkelanjutan bagi para tour leader.

Organisasi Berintegritas

Reza Novaldy berada di tengah-tengah pengurus DPD ITLA Jawa Barat usai pelaksanaan Musda IV, Minggu 22 Februari 2026. (Foto: Kliknusae.com/Ist)

“Ke depan, ITLA Jabar harus menjadi organisasi yang berintegritas, profesional, dan memiliki sistem yang mampu membuka peluang kerja secara merata bagi anggota,” kata Reza.

Selama empat tahun masa kepemimpinannya, ia menargetkan sejumlah program prioritas,.

Antara lain penguatan dan peningkatan kompetensi anggota, pembangunan sistem distribusi pekerjaan yang lebih terstruktur.

Termasuk, program regenerasi dan mentoring tour leader muda serta tata kelola organisasi yang transparan dan profesional.

Reza bukan sosok baru di dunia pariwisata. Ia telah lebih dari dua dekade berkiprah sebagai pelaku industri perjalanan dan telah mengunjungi lebih dari 55 negara.

Pengalaman internasional tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam membawa standar kerja tour leader Jawa Barat menuju level global.

Musda ITLA tahun ini sekaligus menjadi penanda meningkatnya kesadaran pelaku industri.

Utamanya, terhadap pentingnya profesionalisme sumber daya manusia pariwisata. Hal ini seiring upaya daerah memperkuat daya saing destinasi dan kualitas layanan wisata di Jawa Barat.

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya