Pemkot Bandung Genjot Dinamika Ekonomi Lewat Berbagai Event
KLIKNUSAE.com – Kota Bandung sedang bertaruh pada riuhnya keramaian. Di tengah dinamika ekonomi yang tak selalu ramah, Pemerintah Kota memilih terus eksis.
Menjadikan festival, kejuaraan olahraga, dan agenda pariwisata sebagai mesin penggerak baru.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tak menutup-nutupi strategi itu. Di Balai Kota, Kamis, 19 Februari 2026, ia menyebut denyut ekonomi kota kini banyak bertumpu pada pergerakan massa yang diciptakan oleh event.
“Tugas kami membangun ekosistem wisata yang luas sehingga potensi ekonominya tinggi. Festival, pertunjukan, lomba olahraga itu masih jadi andalan,” ujarnya.
Bandung hampir dipastikan menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah sekaligus pendukung Pekan Olahraga Provinsi.
Deretan agenda itu melengkapi jadwal pertandingan klub profesional yang rutin menyedot penonton.
Farhan menunjuk antusiasme laga Persib Bandung dan pertandingan Satria Muda Pertamina Bandung sebagai contoh konkret.
Setiap pertandingan, kata dia, bukan sekadar soal skor. Hotel terisi, rumah makan ramai, transportasi bergerak.
“Ekonomi itu berputar dari event-event. Itu yang kita jaga,” katanya.
Pemerintah kota pun membuka peluang menghadirkan lebih banyak kejuaraan nasional. Termasuk voli dan bulu tangkis. Dua cabang dengan basis penggemar besar di kota ini.
Memang, tingkat hunian hotel tak lagi setinggi masa lalu. Tren kunjungan pulang-pergi membuat banyak orang datang tanpa menginap.
Namun, kontribusi pajak hotel dan restoran justru menunjukkan kenaikan. Bagi Farhan, itu sinyal bahwa konsumsi tetap terjadi, hanya polanya yang berubah.
Optimisme pun dipasang. Jika ekosistem event diperluas dan dikelola lebih matang, ia meyakini perputaran uang akan semakin merata.
Mengalir ke pelaku usaha kecil, pekerja sektor jasa, hingga akhirnya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah.
Bandung, setidaknya untuk saat ini, memilih merawat keramaian sebagai strategi bertahan dan bertumbuh. ***



