Ratusan Pelari Ikuti Papajarun Volume I Festival 5K Challenge PHRI Sukabumi

KLIKNUSAE.com – Ratusan pelari memadati titik start sejak Sabtu pagi, 15 Februari 2026 untuk mengikuti Papajarun Volume I Festival 5K Challenge.

Udara Kota Sukabumi yang masih sejuk menjadi saksi semangat peserta yang ambil bagian dalam kegiatan yang digelar PHRI Kota Sukabumi tersebut.

Kaos warna putih-biru, derap sepatu yang beradu dengan aspal, serta sorak dukungan warga menciptakan suasana meriah sepanjang lintasan 5 kilometer.

Tak hanya komunitas lari, sejumlah pelaku industri perhotelan dan restoran pun ikut berbaur.

Hal ini  mempertegas semangat kebersamaan yang diusung dalam tajuk “papajar”. Tradisi berkumpul menjelang Bulan Suci Ramadan.

Sementara itu Ketua PHRI Kota Sukabumi, Nurul Jaman Hadi yang akrab disapa Haji Aun, mengaku antusiasme masyarakat melampaui ekspektasi panitia.

Menurutnya, tingginya minat peserta menjadi sinyal positif bahwa olahraga berbasis komunitas memiliki tempat tersendiri di hati warga.

Kiri-kanan: Tokoh Pariwisata Jawa Barat Dadang Hendar, Ketua PHRI Kota Sukabumi Nurul Jaman Hadi,Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana dan Ketua BPD PHRI Jawa Barat Dodi Ahmad Sofiandi. (Foto: Kliknusae.com/Adhi)

“Animo masyarakat untuk mengikuti acara ini cukup tinggi. Jadi, kita akan jadikan kegiatan ini sebagai kalender event tahunan di Kota Sukabumi,” ujar Aun di sela-sela kegiatan.

Komitmen itu disambut apresiasi dari Ketua BPD PHRI Jawa Barat, Dodi Ahmad Sofiandi.

Dalam sambutannya, ia menilai Papajarun sebagai langkah konkret dalam mendukung pengembangan olahraga masyarakat.

Sekaligus menghidupkan denyut pariwisata perkotaan, khususnya menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Sambutan Ketua PHRI Jawa Barat Dodi Ahmad Sofiandi. (Foto: Kliknusae.com/Adhi)

Langkah Positif

“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung pengembangan olahraga masyarakat sekaligus menghidupkan aktivitas pariwisata perkotaan,” ujarnya.

“Momentum ‘papajar’ yang sarat makna kebersamaan menjadi simbol bahwa olahraga tidak hanya membangun kebugaran jasmani. Tetapi juga mempererat silaturahmi dan kolaborasi lintas sektor,” sambung Dodi.

Ia menambahkan, sinergi antara olahraga, hospitality, dan pariwisata merupakan kombinasi strategis dalam membangun daya tarik destinasi kota.

Event seperti Papajar Run, kata dia, berpotensi menghadirkan efek domino ekonomi.

“Event seperti Papajar Run mampu menghadirkan pergerakan ekonomi. Meningkatkan okupansi hotel. Termasuk, mendorong kunjungan ke restoran, serta menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif,” kata Dodi.

Ketua PHRI Kota Sukabumi Nurul Jaman Hadi saat menyampaikan laporan pelaksanaan Papajarun Volume I Festival 5K Challenge. (Foto: Kliknusae.com/Adhi)

Dukungan juga datang dari Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang hadir langsung memberikan semangat kepada para peserta.

Kehadirannya menjadi penegas bahwa pemerintah daerah melihat olahraga komunitas sebagai instrumen penting.

Utamanya dalam membangun citra kota yang sehat, dinamis, dan ramah wisata.

Papajarun Volume I bukan sekadar lomba lari 5K. Ia menjelma menjadi ruang temu lintas komunitas.

Bahkan Tokoh Pariwisata Jawa Barat Dadang Hendar menyebut event tersebut sebagai tempat pelari, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat bertaut dalam satu ritme: berlari bersama menyongsong Ramadan dengan semangat kebersamaan. ***

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya