Pentingnya UMKM Dalam Sektor Minierba, Sebagai Pemberdayaan Pengusaha Lokal

KLIKNUSAE.com – Henry Husada bertemu dengan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI periode 2024–2029, Bob Hasan di Senayan, Jakarta baru-baru ini.

Dalam  pertemuan tersebut membahas penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pembangunan ekonomi nasional.

Dua tokoh nasional tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas.

Sementara itu Henry menyampaikan bahwa Bob Hasan menunjukkan perhatian serius terhadap isu pemberdayaan UMKM.

Menurut Henry, Bob Hasan menilai UMKM perlu diberi ruang lebih luas untuk terlibat dalam berbagai sektor strategis. Termasuk sektor-sektor yang selama ini didominasi oleh pelaku usaha besar.

Salah satu bentuk keberpihakan tersebut, kata Henry, tercermin dari dukungan terhadap revisi Undang-Undang Mineral dan Batubara (UU Minerba).

Revisi regulasi ini membuka peluang bagi UMKM untuk terlibat dalam pengelolaan dan rantai usaha pertambangan. Yakni,  sebagai bagian dari upaya pemerataan ekonomi dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Pak Bob Hasan sangat concern agar UMKM bisa berkolaborasi dengan berbagai sektor. Revisi UU Minerba menjadi salah satu contoh konkret, bagaimana regulasi dapat membuka akses dan kesempatan bagi UMKM,” ujar Henry.

BACA JUGA: Dekranasda Kota Bandung Luncurkan Program Sauyunan, Menjaga Ekosistem UMKM

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan semangat pemerintahan baru yang mendorong lahirnya kebijakan dan regulasi yang lebih berpihak kepada masyarakat luas.

Sedangkan pemerintah bersama DPR diharapkan mampu menciptakan ekosistem regulasi yang tidak hanya pro-investasi.

Tetapi juga memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Henry menambahkan, keberpihakan regulasi terhadap peran UMKM menjadi kunci untuk memperluas kontribusi sektor ini dalam pembangunan nasional.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, UMKM diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. ***

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya