Menteri Pariwisata Tersudut Soal Data Anggaran, Rapat Komisi VII DPR Memanas
KLIKNUSAE.com – Rapat kerja antara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Komisi VII DPR RI beberapa waktu lalu mendadak memanas.
Sorotan tajam datang dari Ketua Komisi VII, Saleh Daulay, yang mencecar Menteri Pariwisata, Widiyanti, terkait ketidaksinkronan data anggaran yang dipaparkan kementeriannya.
Momen tersebut terekam kamera dan dengan cepat menyebar di media sosial, memantik perhatian publik.
Dalam rapat itu, Saleh mempertanyakan kejelasan angka transfer ke daerah yang disebut mencapai Rp5,7 miliar. Angka yang dinilai belum disertai penjelasan rinci.
“Yang transfer ke daerah itu berapa tadi? 5,7 (miliar) ya?” tanya Saleh, seperti dikutip dari siaran TV Parlemen.
Widiyanti menjawab singkat bahwa angka tersebut berasal dari deputi pemasaran. Namun, saat didalami lebih lanjut apakah dana itu merupakan bagian dari program kementerian atau sekadar program pemasaran, jawabannya terdengar ragu.
“Pemasaran,” ujarnya singkat.
Respons itu langsung disambut nada tegas dari Saleh. “Tuh kan,” katanya, mengisyaratkan ketidakpuasan atas penjelasan yang dianggap tidak solid.
Suasana rapat pun berubah canggung. Jajaran internal kementerian. Termasuk biro perencanaan, tak mampu memberikan angka pasti untuk menjelaskan selisih yang dipersoalkan.
Ketidaksiapan data ini dinilai berpotensi menimbulkan salah tafsir dalam pengawasan penggunaan anggaran negara.
Saleh menegaskan bahwa pengelolaan keuangan negara tidak bisa bertumpu pada asumsi.
“Ini bukan soal kira-kira. Angka itu harus eksak,” tegasnya di hadapan peserta rapat.
Menurutnya, setiap angka dalam laporan anggaran harus memiliki dasar yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan. Baik secara administratif maupun substantif.
Ia juga mengingatkan fungsi pengawasan DPR dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik berjalan semestinya.
Sebagai tindak lanjut, Komisi VII memberikan tenggat lima hari kepada Kementerian Pariwisata untuk memperbaiki dan menyampaikan ulang laporan anggaran yang telah diverifikasi.
Di luar ruang rapat, potongan video momen tersebut langsung viral di jagat maya. Warganet ramai menyoroti kesiapan kementerian dalam menyusun laporan anggaran.
Sekaligus menegaskan kembali pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan negara. ***



