Safari Ramadan PHRI di Tiga Hotel Ini tetap Semarak, Ini Kata Tokoh Pariwisata Momon Abdurachman
KLIKNUSAE.com — Pengurus BPD PHRI Jawa Barat kembali menggelar rangkaian Safari Ramadan di sejumlah hotel di Kota Bandung dengan suasana tetap semarak.
Kali ini, kegiatan berlangsung di tiga lokasi, yakni Cinnamon Hotel Boutique Syariah, Patra Bandung Hotel, dan Golden Flower Hotel.
Kegiatan yang telah digagas PHRI Jawa Barat sejak 1992 itu tetap berlangsung semarak. Para peserta yang terdiri dari pengurus PHRI, pengelola hotel. Serta, pelaku industri pariwisata tampak setia mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Hingga menutup kegiatan dengan salat tarawih berjamaah.
Sementara itu, Ketua PHRI Jawa Barat Dodi Ahmad Sofiandi mengatakan konsistensi peserta dalam mengikuti Safari Ramadan menjadi bukti kuatnya komitmen kebersamaan di lingkungan organisasi.
“Ini menandakan bahwa baik pengurus yayasan, pengurus PHRI, maupun para hotel yang berada di bawah naungan PHRI tetap berkomitmen untuk menjaga ritme silaturahmi,” kata Dodi.

Para peserta Safari Ramadan PHRI Jawa Barat di Cinnamon Boutique Syariah saat menyimak tausyah yang disampaikan Ustadz Deden Sofyan, Kamis 5 Maret 2026. (Foto: Kliknusae.com/Adhi)
Pelaksanaan Safari Ramadan di Cinnamon Hotel Boutique Syariah juga diisi berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Ruang Pertemuan Informal
Di antaranya pemberian santunan kepada anak yatim serta tausiah keagamaan yang diikuti para peserta.
Rangkaian kegiatan serupa juga digelar di Patra Bandung Hotel dan Golden Flower Hotel.
Selain menjadi ajang ibadah bersama, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan informal bagi para pelaku industri perhotelan dan restoran di Jawa Barat.
Tokoh PHRI Momon Abdurrahman menilai Safari Ramadan memiliki banyak manfaat bagi para anggota organisasi.

Tokoh Pariwisata Jawa Barat H Momon Abdurachman ketika memberikan piagam penghargaan kepada manajemen Golden Flower yang telah menjadi tuan rumah Safari Ramadan, Senin 9 Maret 2026. (Foto: Kliknusae.com/Adhi)
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pariwisata.
“Dengan acara seperti ini, kita tidak saja sedang membangun silaturahmi. Tetapi juga saling bahu-membahu dalam menghadapi tantangan sektor pariwisata saat ini,” ujar Momon.
Menurut dia, kebersamaan antaranggota industri menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga keberlangsungan sektor pariwisata di Jawa Barat.
Khususnya di bidang perhotelan dan restoran. Melalui Safari Ramadan, para pelaku usaha dapat terus menjaga komunikasi.
Termasuk, solidaritas, dan semangat kolaborasi di tengah dinamika industri pariwisata. ***



