Tokoh Pariwisata Jabar Kumpul di Hotel Lodaya, Ikuti Safari Ramadan ke-34 PHRI Jabar
KLIKNUSAE.com — Para tokoh pariwisata Jawa Barat berkumpul di Hotel Lodaya, Bandung, untuk mengikuti Safari Ramadan ke-34, Rabu 25 Februari 2026.
Acara ini diselenggarakan Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Jawa Barat.
Kegiatan tahunan tersebut kembali menjadikan Lodaya Hotel sebagai tuan rumah, tradisi yang telah berlangsung sejak pertama kali Safari Ramadan digelar.
Hotel Lodaya memiliki keterikatan historis dengan kegiatan tersebut.

Pembagian santunan kepada anak yatim oleh pemilik Hotel Lodaya Momon Abdurachman. (Foto: Kliknusae.com/Adhi)
Pemiliknya, H Momon Abdurrahman, dikenal sebagai salah satu tokoh perhotelan Jawa Barat sekaligus pendiri Yayasan Al Uspar (Usaha Pariwisata) di bawah naungan PHRI.
Konsistensi Lodaya menjadi lokasi penyelenggaraan dinilai sebagai wujud komitmen dalam menjaga kebersamaan pelaku industri pariwisata.
Safari Ramadan ke-34 diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Mulai dari pemberian santunan kepada anak yatim, tausyah Ramadan, hingga sholat tarawih berjamaah yang menjadi penutup rangkaian acara.
Sejumlah tokoh pariwisata hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jawa Barat Herman Muchtar.
Banyak Penghargaan
Kemudian, Ketua BPD PHRI Jawa Barat Dodi Ahmad Sofiandi, Sekretaris PHRI Jawa Barat Herie Hermanie Soewarma, serta Ketua Hotel Owner Club (HOC) Teddy Achmad, bersama para undangan lainnya dari kalangan industri pariwisata dan perhotelan.
Dalam sambutannya, Ketua BPD PHRI Jawa Barat Dodi Ahmad Sofiandi menyampaikan apresiasi kepada Lodaya Hotel yang dinilainya konsisten mendukung terselenggaranya Safari Ramadan setiap tahun.

Sambutan H Momon Abdurahman, selaku tuan rumah sekaligus owner hotel Lodaya. (Foto: Adhi)
“Kalau dihitung sudah banyak penghargaan yang diterima Lodaya. Karena setiap tahun Pak Momon tidak pernah absen menggelar acara seperti ini,” kata Dodi.
Ia berharap Hotel Lodaya tetap dapat menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan Safari Ramadan di masa mendatang.
Hal ini sekaligus sebagai simbol kebersamaan insan pariwisata Jawa Barat.

Para pengurus PHRI Jawa Barat foto bersama anak yatim usai pemberian santunan di hotel Lodaya. (Foto: Adhi)
Sementara itu, Momon Abdurrahman menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin organisasi. Melainkan momentum mempererat silaturahmi antar pelaku industri.
“Semoga kita semua di sini masih diberikan kesempatan untuk berjumpa lagi pada Ramadan tahun depan,” ujar Momon yang kini telah menginjak usia lebih dari 80 tahun.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang refleksi bagi para pelaku pariwisata Jawa Barat.
Paling tidak untuk memperkuat solidaritas dan menjaga semangat kebersamaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang. ***



