Okupansi Hotel di Kota Bandung Tembus 80 Persen Saat Long Weekend Imlek 2026
KLIKNUSAE.com — Momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 pada periode 12–16 Februari mendongkrak tingkat hunian hotel di Kota Bandung.
Rata-rata okupansi city hotel tercatat berada di atas 80 persen.
Hal ini menegaskan posisi Bandung sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan domestik untuk menghabiskan cuti bersama.
Wakil Ketua Bidang Pemasaran, Promosi dan Humas BPD PHRI Jawa Barat, Arief Bonafianto, menyebut keterisian kamar hotel di Kota Bandung selama long weekend terbilang cukup baik.
“Di rata-rata di atas 80 persen untuk city hotel ya. Masih cukup banyak tamu yang memilih liburan di Kota Bandung,” ujar Arief saat dihubungi Kliknusae.com, Selasa, 17 Februari 2026.
BACA JUGA: KBLI Baru Dinilai Tidak Adil, PHRI Jabar Sampaikan Protes Keras Soal Penginapan Bebas Perizinan

Arief Bonafianto, Ketua Riung Priangan–yang juga GM Arion Suites Hotel Bandung. (Foto: Dok.Kliknusae.com)
Arief yang juga menjabat sebagai Ketua Riung Priangan memaparkan data okupansi berdasarkan laporan occupancy member Riung Priangan periode 12–16 Februari 2026.
Pada 12 Februari 2026, tingkat hunian tercatat sebesar 82,37 persen. Angka tersebut sedikit menurun pada 13 Februari menjadi 80,35 persen.
Puncak okupansi terjadi pada 14 Februari 2026 yang mencapai 85,52 persen.
Selanjutnya, pada 15 Februari tercatat sebesar 81,22 persen.
Sementara pada 16 Februari, tingkat hunian mulai melandai di angka 70,49 persen seiring berakhirnya masa libur panjang.
Menurut Arief, capaian ini memperlihatkan daya tarik Kota Bandung sebagai destinasi wisata perkotaan masih kuat. Terutama saat momentum libur nasional dan cuti bersama.
Selain akses yang relatif mudah dari Jakarta dan sekitarnya, ragam pilihan kuliner, belanja. Serta wisata keluarga menjadi faktor pendorong meningkatnya kunjungan wisatawan.
Ia berharap tren positif ini dapat terus terjaga pada periode libur berikutnya. Sekaligus menjadi sinyal pemulihan dan penguatan sektor perhotelan di Jawa Barat pada awal tahun 2026. ***



