Israel Tidak Saja Perangi Warga, Pariwisata Palestina Juga Diinvansi
Penjajahan area Palestina dengan cara itu cukup berhasil. Bahkan di tahun 2016, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu memberikan subsidi untuk pengadaan akomodasi turis di kawasan Tepi Barat.
Itu baru dari sisi akomodasi seperti hotel, homestay, dan restoran. Dari sisi objek wisata, Israel dan Palestina memang selalu menarik banyak wisatawan yang ingin melakukan wisata religi.
Di Bethlehem yang sarat objek wisata religi misalnya, hampir mayoritas hotel, restoran hingga operator turnya dijalankan oleh orang Israel.
Menurut Menpar Palestina di tahun 2014, sekitar 90 persen pendapatan dari wisata religi masuk ke kantong pemerintah Israel.
Di tahun 2016, Bank Dunia menginfokan kalau Palestina kehilangan uang sebanyak USD 3,4 milyar per tahun atau setara dengan Rp 48 triliun akibat kontrol yang dilakukan Israel di Area C.
Sejumlah area di Palestina yang dijadikan objek wisata oleh pemerintah Israel, turut mengusir warga setempat dari tanah kelahiran mereka.