Menikmati Nuansa Afrika di Taman Nasional Baluran
Menurut Kepala Taman Nasional Baluran Bambang Sukendro yang dilansir laman indonesia.go.id, luasan taman itu mencapai 25.000 hektare. Dari total luas itu, khusus kawasan lahan savana mencapai 10.000 hektare.
Situs hayati Taman Nasional Baluran sendiri juga telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia. Ditetapkan dalam Sidang Internasional Coordinating Council (ICC), Program MAB (Man and The Biospgere) UNESCO ke-28 di Lima, Peru, pada 20 Maret 2016.
Hingga kini pihak pengelola TN Baluran terus berbenah guna menarik lebih banyak kunjungan wisatawan. Rencananya, pengelola bermitra dengan pihak swasta demi mengembangkan potensi taman nasional tersebut. Beberapa fasilitas infrastruktur yang akan dikerjasamakan adalah pondok wisata yang bakal didirikan di dekat Pantai Bama.
“Kerja sama dengan swasta ini, tujuannya adalah mengoptimalkan potensi infrastruktur yang ada sehingga lebih menarik wisatawan untuk menginap di taman ini. Diharapkan ada peningkatan pendapatan Taman Nasional Baluran,” papar Bambang.
Akses ke TN Baluran cukup mudah, karena pintu masuknya berdekatan sekali dengan jalur jalan provinsi, rute Surabaya menuju Banyuwangi. Posisinya tepat berada di sebelah kiri dari arah Surabaya. Hanya berjarak 35 km dari Banyuwangi dengan menempuh waktu 1 jam perjalanan.*** (IG)